Purworejo — Pemerintah Desa Purworejo bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menggelar rapat koordinasi guna membahas kelanjutan usaha BUMDes di bidang peternakan ayam petelur. Kegiatan yang berlangsung di kantor desa tersebut dihadiri oleh perangkat desa, pengurus BUMDes, serta unsur terkait lainnya.
Rakor dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi sekaligus penyusunan langkah strategis dalam pengembangan unit usaha ayam petelur yang saat ini mulai menunjukkan perkembangan positif. Dalam forum tersebut, berbagai hal dibahas secara terbuka, mulai dari perkembangan usaha, kondisi kandang dan produksi telur, hingga pengelolaan administrasi dan keuangan BUMDes.
Salah satu agenda utama dalam rakor adalah penetapan anggaran dasar dan penguatan tata kelola usaha BUMDes di bidang ayam petelur. Langkah ini dilakukan agar usaha yang dijalankan memiliki dasar administrasi dan aturan yang jelas sehingga dapat berjalan lebih tertib, profesional, dan berkelanjutan.
Dalam laporan perkembangan usaha, disampaikan bahwa ayam petelur yang dikelola BUMDes saat ini mulai memasuki masa produksi. Jumlah telur yang dihasilkan pun terus mengalami peningkatan dari hari ke hari seiring bertambahnya usia produktif ayam. Kondisi tersebut menjadi kabar baik sekaligus memberikan optimisme terhadap prospek usaha ke depan.
Pihak pengelola menyampaikan bahwa peningkatan produksi telur diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi desa melalui BUMDes. Selain memberikan manfaat ekonomi, usaha ini juga diharapkan mampu membuka peluang usaha dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat di sektor peternakan.
Selain pembahasan teknis usaha, bendahara BUMDes juga menyampaikan laporan penggunaan dana yang telah digunakan selama proses pengembangan usaha ayam petelur. Laporan tersebut meliputi penggunaan anggaran untuk pembelian bibit ayam, pakan, perlengkapan kandang, operasional, hingga kebutuhan pendukung lainnya. Penyampaian laporan dilakukan secara transparan sebagai bentuk pertanggungjawaban pengelolaan keuangan kepada pemerintah desa dan BPD.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Desa Purworejo menegaskan pentingnya pengelolaan usaha yang profesional dan penuh tanggung jawab agar BUMDes benar-benar mampu berkembang menjadi penopang ekonomi desa. Sinergi antara pemerintah desa, BPD, dan pengurus BUMDes dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga keberlangsungan usaha.
Rakor juga menjadi sarana evaluasi bersama untuk mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengembangan usaha peternakan ayam petelur. Dengan adanya komunikasi dan koordinasi yang baik, diharapkan setiap kendala dapat diatasi secara bersama-sama.
Melalui pengembangan usaha ayam petelur ini, Pemerintah Desa Purworejo berharap BUMDes dapat terus tumbuh dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan pendapatan desa maupun kesejahteraan masyarakat. Dengan produksi telur yang terus meningkat, usaha tersebut diharapkan menjadi salah satu unit usaha unggulan desa yang mampu berkembang secara berkelanjutan di masa mendatang.